Puluhan Dosen ITB Buat Petisi Tuntut Pemberhentian Warek Keuangan, Ada Apa?

Arif Budianto
Puluhan dosen SBM ITB membuat petisi mosi tidak percaya dan menuntut pemberhentian Warek Keuangan ITB. (Foto: iNews.id/Arif Budianto)

Budi P Iskandar mengatakan, kebijakan itu akan menimbulkan kesulitan dalam mempertanggungjawabkan komitmen SBM untuk menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi. Karena peraturan baru tersebut memaksa SBM untuk meninggalkan etos kerja yang sudah dihayati dan hilangnya kemampuan untuk mempertahankan standar karena ketiadaan sumber daya. 

"Juga memaksa SBM untuk mengkhianati janji kualitas pendidikan kepada para orang tua mahasiswa dan para mahasiswa. Petisi ini juga muncul dari keinginan untuk bertanggung jawab kepada para orang tua, para mahasiswa, para alumni dan masyarakat umum," ucap Budi P Iskandar.

Sementara itu, sampai saat ini belum ada pernyataan resmi ITB, baik dari Rektor ITB Reini Wirahadikusumah maupun WRURK ITB Muhammad Abduh.

Kepala Biro Komunikasi dan Humas ITB Naomi Haswanto mengatakan, Rektor ITB sedang mempelajari petisi dosen SBM tersebut. "Mohon memberi waktu bagi Rektorat dan MWA ITB untuk menyelesaikan masalah internal ITB agar ITB bisa sinergis dalam penyelesaian persoalan bangsa,“ kata Naomi Haswanto.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mulai Januari 2022, ITB Gelar Kuliah Tatap Muka Secara Bertahap

57 tahun lalu

2 Foto Rektor Dijual sebagai NFT di OpenSea, Prof Reini: ITB Tidak Alergi Kritik

57 tahun lalu

ITB Angkat Bicara soal 2 Foto Rektor Diunggah ke Laman OpenSea

57 tahun lalu

Waduh, Diduga Bentuk Protes, Foto Rektor ITB Dijual sebagai NFT di OpenSea 

57 tahun lalu

Sambangi ITB, Menhan Prabowo : Kemajuan Teknologi Pertahanan Tergantung Para Ilmuwan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal