Momentum tersebut harus dijadikan bahan memperbaiki kondisi KBB ke arah yang lebih baik. Termasuk memperbaiki kondisi KBB saat ini yang sedang didera berbagai persoalan. Mulai dari defisit anggaran, persoalan TKK, disharmonisasi antara OPD, hingga persoalan keolahragaan.
"Semua persoalan itu bisa diselesaikan dengan duduk bersama antara semua pihak. Harus menurunkan egonya masing-masing agar tercipta kondisi daerah yang kondusif," ujar Asep Miftah.
Pada diskusi yang digelar, para nara sumber membahas tentang solusi-solusi yang harus dilakukan oleh semua pihak untuk menjaga kondusivitas daerah. Pengamat pemerintahan Djamu Kertabudi menyoroti tentang persoalan yang terjadi di pemerintahan KBB.
Seperti diketahui, belakangan ini muncul persoalan tentang defisit anggaran dan TKK. "Kalau saya pelajari akar permasalahan ini sebenarnya biasa-biasa saja. Konteknya masih di administrasi negara, maka selesaikan saja sesuai prosedur yang berlaku," tuturnya.
Kegiatan diskusi dan silaturahmi ini dihadiri di antaranya oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna, pengamat politik dan pemerintahan Prof Asep Saep Muhtadi, Kepala Badan Kesbangpol KBB Soeryaman Effendi, anggota DPR RI Rian Firmansyah, anggota DPRD Jabar Aep Nurdin, dan sejumlah undangan lain.