"Berbagai kesiapan baik dari segi alternatif skema bisnis, pembiayaan, dan penentuan partner yang akan bekerja sama tentu saja terus dilakukan berdasarkan kaidah manajemen risiko dan good corporate governance," tuturnya.
Terkait kesiapan infrastruktur kesehatan Jabar seiring penugasan Ridwan Kamil pada pertengahan 2020 lalu, kata Hanif Mantiq, beberapa progres yang sudah dilakukan perseroan di tahun 2021, di antaranya pembentukan joint venture PT Sanusa Medika Hospital, penjajakan dan koordinasi dengan pemda dan BUMD, serta proses pemilihan lahan dan lokasi yang potensial.
"Proses percepatan yang akan terus didorong perseroan adalah kepastian skema Kerja sama lahan milik pemda (greenfield project), percepatan skema kerja sama dalam pengembangan rumah sakit milik pemda (brownfield project), perizinan, dan tentu saja percepatan dukungan lembaga pembiayaan," ucap Hanif.
Seiring langkah-langkah percepatan pembangunan proyek infrastruktur tersebut, ujarnya, PT Jasa Sarana pun terus meningkatkan efektivitas program corporate social responsibility (CSR). Bahkan, Jasa Sarana berhasil meraih penghargaan TOP CSR Awards 2022.
Pemberian penghargaan bertema "Being a Responsible Company is the Key Strategy for Business Sustainable Growth" ini diselenggarakan untuk meningkatkan efektifitas program CSR perusahaan di seluruh Indonesia.