Gempa bumi tersebut terjadi pada pukul 10.00 WIB yang berpusat pada 7,94 Lintang Selatan dan 106,94 Bujur Timur pada kedalaman 10 kilometer. Gempa ini berkekuatan sebesar M5.5 dan dirasakan di daerah Pelabuhan Ratu dan Cianjur dengan skala intensitas IV MMI, dan di daerah Garut, Pandeglang, Bayah, dan Panimbang dengan skala intensitas III MMI.
Di daerah Lebak Selatan, Cilegon dan Sukabumi dengan skala intensitas II-III MMI, serta di daerah Jakarta, Banjar, Bandung Barat, Purwakarta, Tangerang Selatan, Bandung, Bekasi, Depok dan Serang dengan skala intensitas II MMI.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik thrust fault.
"BMKG menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Serta menghindari bangunan-bangunan retak atau rusak yang diakibatkan oleh gempa, " ujar dia.