Protes Banjir Tanah Merah Tak Digubris, Warga Purwakarta Galang Aksi Tanda Tangan

Asep Supiandi
Wakil Ketua RW 12 Kelurahan Nagri Kaler, Purwakarta, menunjukkan surat pernyataan sikap yang ditandatangi para Ketua RT, RW, dan warga. Foto: iNews.id/Asep Supiandi 

"Kami mendengar Lurah Munjuljaya Pak Sumarna sempat ke sini. Tapi tidak lama dan tidak sempat bertemu dengan warga dia bur-buru pulang," ujar dia.

Begitu pula, kata dia, ketika para lurah diundang rapat untuk mencari solusi sekaligus penanganan banjir bertempat di Masjid Al Husna pada Kamis (21/1/2021) lalu , tidak ada satu pun dari mereka mau hadir dengan berbagai alasan.  

Di bagian lain, Ketua RT 08/13 Ciseureuh, Ande Subarli, mengaku waswas jika kembali turun hujan. Sebab proyek pembangunan yang masih proses gali uruk belum selesai. Dipastikan begitu kembali hujan turun maka banjir tanah merah akan kembali menerjang permukimannya. 

"Sampai sejauh ini belum ada dari pihak developer atau pemerintah yang datang. Penanganan banjir selama ini hanya sebatas mengandalkan potensi di warga. Padahal sebelum banjir tanah merah, wilayah kami menjadi langganan banjir. Tapi sudah puluhan tahun belum tersentuh pemerintah,"ujar dia. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Tanah Merah ke Permukiman, Warga Ciseureuh Purwakarta Protes Pembangunan Klaster

57 tahun lalu

Banjir Rendam Rumah Warga Padalarang, Pemda KBB Minta Perhatian KCIC

57 tahun lalu

Banjir di OKU Capai 3 Meter, TNI Polri Terjun Bantu Warga Evakuasi Barang Berharga

57 tahun lalu

Presiden Jokowi Resmikan 3 Kolam Retensi, Kang Ace: Diharapkan Banjir di Bandung Teratasi

57 tahun lalu

Banjir Karawang, Air Setinggi 3 Meter Rendam Desa Karangligar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal