"Kami mendengar Lurah Munjuljaya Pak Sumarna sempat ke sini. Tapi tidak lama dan tidak sempat bertemu dengan warga dia bur-buru pulang," ujar dia.
Begitu pula, kata dia, ketika para lurah diundang rapat untuk mencari solusi sekaligus penanganan banjir bertempat di Masjid Al Husna pada Kamis (21/1/2021) lalu , tidak ada satu pun dari mereka mau hadir dengan berbagai alasan.
Di bagian lain, Ketua RT 08/13 Ciseureuh, Ande Subarli, mengaku waswas jika kembali turun hujan. Sebab proyek pembangunan yang masih proses gali uruk belum selesai. Dipastikan begitu kembali hujan turun maka banjir tanah merah akan kembali menerjang permukimannya.
"Sampai sejauh ini belum ada dari pihak developer atau pemerintah yang datang. Penanganan banjir selama ini hanya sebatas mengandalkan potensi di warga. Padahal sebelum banjir tanah merah, wilayah kami menjadi langganan banjir. Tapi sudah puluhan tahun belum tersentuh pemerintah,"ujar dia.