Selain itu, tutur Squad Leader PGD, santri yang sudah menguasai ilmu agama jadi lebih percaya diri dengan juga menguasai ilmu digital. Bahkan, tiga santri peserta PGD memperoleh beasiswa LPDP khusus setelah memberikan sertifikat belajar literasi digital.
Sementara itu, Tribe Leader Smart Village and Community PT Telkom Wahyudi mengatakan, PGD adalah ikhtiar bersama antara PT Telkom dengan pemerintah dan komunitas pesatren dalam mewujudkan Indonesia sebagai kiblat ekonomi syariah dunia pada 2024.
Wahyu mengatakan, menaikkan level peradaban santri menjadi hal yang memungkinkan jika bersama dengan PT Telkom. Sebab, selain tersedia berbagai layanan teknologi digital mutakhir, BUMN Teknologi Informasi Komunikasi tersebut juga siap dengan aneka sarana prasarana pendukung terkait.
"Platform digital yang lebih advance seperti Big Data, API Factory, Internet of Things, Cloud Computing, Customer Engagement, dan lainnya juga sudah kami miliki," kata Tribe Leader Smart Village and Community PT Telkom.
Dari sisi sarana, ujar Wahyudi, Telkom sudah memiliki Indonesia Digital Network untuk hadirkan jaringan internet dengan keberadaan fiber optik sepanjang 164.912 km atau mencakup cakupan layanan internet 99 persen dari populasi Indonesia," ujar dia.
PGD merupakan bagian dari Leap-Telkom Digital sebagai umbrella brand produk dan layanan digital Telkom untuk mengakselerasi digitalisasi masyarakat Indonesia.
Leap diharapkan mendukung pertumbuhan ekosistem digital di Indonesia demi mengakselerasi terwujudnya kedaulatan digital nasional, sejalan target pemerintah dalam beberapa tahun mendatang. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengakses https://leap.digitalbisa.id/.