Produk Kopi dan Busana Muslim Kabupaten Bandung Dilirik Asosiasi Pengusaha Turki

Antara
Produk kopi asal Kabupaten Bandung dilirik pengusaha Turki. (Foto: Unsplash/ILUSTRASI)

Kadistan Kabupaten Bandung menilai pasar-pasar potensial baru itu berada di luar negeri. Pasalnya, pemasaran kopi di dalam negeri sudah berjalan mulai ke kafe-kafe dan lainnya.

"Petani harus punya kemampuan ekspor kopi ke luar negeri, di antaranya ke Australia, Jepang, Eropa, Karibia, Maroko, Turki, dan negara lain. Ada delegasi dari kementerian yang datang ke Turki. Para pengusaha Turki sangat antusias. Karena Turki merupakan gerbang pemasaran bagi seluruh produk untuk Afrika Utara dan Eropa," tutur Kadistan Kabupaten Bandung.

Perwakilan dari Turki, kata Tisna Umaran, pun sempat datang ke Kabupaten Bandung untuk meninjau perkebunan kopi. Mereka juga tertarik dengan produk busana muslim asal Kabupaten Bandung.

Karena itu, para pengusaha didorong untuk memanfaatkan momen tersebut. Nanti, Pemkab Bandung pun bakal meneken nota kesepahaman terkait kerja sama.

"Jadi harus dari pebisnis atau dunia usaha. Bisa saja Kadin atau pengusahanya. Atau bila memungkinkan BUMD yang bergerak di bidang perdagangan bisa menjadi fasilitas pemerintah dalam bidang usaha," kata Tisna.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Persoalan Utama di Cekungan Bandung, Kemacetan, Banjir, Sampah, dan Tata Ruang

57 tahun lalu

Wujudkan Jabar Bebas DBD, Enesis Gandeng 550 Ibu PKK se-Kota Bandung

57 tahun lalu

Pidana Pokok Habis, Anas Urbaningrum Segera Bebas dari Lapas Sukamiskin Bandung

57 tahun lalu

BBM Naik, Sopir Angkot di Bandung Akan Gelar Unjuk Rasa

57 tahun lalu

Begini Kehidupan Dada Rosada selama 9 Tahun di Lapas Sukamiskin Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal