Kepala Desa Indragiri Dahlan membenarkan peristiwa memilukan tersebut.
“Betul, ada empat korban. Satu meninggal dunia, yaitu kakak kandung pelaku bernama Yayah. Pelaku berinisial F, usia sekitar 25 tahun,” ujar Dahlan dikutip dari iNews Tasikmalaya, Selasa (4/11/2025).
Menurutnya, dia mendapat laporan dari warga bahwa pelaku menyerang secara brutal di tengah hujan deras.
“Saya mendapat laporan dari warga lewat telepon. Katanya ada orang yang diduga gila menyerang warga di lapangan dan di kebun. Dua korban diserang di rumah, dua lagi di luar. Kakaknya yang meninggal dunia,” ucapnya.
Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Carsono turut membenarkan adanya peristiwa pembacokan di wilayah hukum Polsek Panawangan.
“Benar, telah terjadi aksi pembacokan di Kecamatan Panawangan. Berdasarkan data sementara, ada empat korban, satu di antaranya meninggal dunia,” katanya.
Carsono menyebut pihaknya masih menyelidiki motif pelaku serta memastikan kondisi kejiwaannya.
“Kami belum dapat memastikan apakah pelaku benar ODGJ atau tidak. Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman,” ujarnya.