"Pelaku berhasil diamankan setelah warga mengepung pelaku hingga tidak bisa kabur," ujarnya.
Menurut Herawati, saat diperiksa di kantor desa pelaku yang tidak memiliki kartu identitas mengaku bernama Erwin. Namun saat lanjut diperiksa pelaku menjawab secara ngaco dan tidak fokus dengan pertanyaan warga.
"Setelah kami periksa lebih dalam lagi, pelaku seperti mengalami gangguan jiwa atau ODGJ hingga kami akan kirim ke dinas sosial," ucapnya.