"Sekarang, setelah diberlakukannya PPKM mikro sudah tidak ada wilayah (RT) yang masuk zona merah atau nol zona merah di tingkat RT," tutur Kapolrestabes.
Menurut Kombes Pol Ulung, selain kerja sama antara Bhabinkamtibmas bersama petugas kewilayahan, keberadaan Lembur Tohaga Lodaya (Kampung Tangguh) di setiap Kelurahan turut membantu keberhasilan PPKM mikro.
Lembur Tohaga Lodaya, kata Kombes Pol Ulung, merupakan program kolaborasi Polrestabes Bandung bersama Pemkot Bandung, dan Kodim 0618 BS Kota Bandung untuk membangun ketahanan di bidang kesehatan, sosial, ekonomi, dan keamanan di masa pandemi Covid 19.
Selain fokus di bidang protokol kesehatan, Program Lembur Tohaga Lodaya ini juga memiliki ketersediaan lumbung pangan di kelurahan yang siap digunakan dalam keadaan darurat pangan. "Dengan begitu, warga bisa lebih siaga dalam menghadapi berbagai situasi krisis," ucap Kombes Pol Ulung.
Hingga saat ini, ujar Kapolrestabes Bandung, anggota bersama aparat kewilayahan terus berusaha menekan penyebaran Covid-19 agar wilayah yang masuk zona orange dapat masuk zona kuning atau hijau.
"Bhabinkamtibmas turun ke masyarakat membantu pelaksanaan 3T (testing, tracing, treatment) sekaligus mengingatkan tentang protokol kesehatan, membagikan masker dan membantu mengendalikan mobilitas masyarakat disetiap wilayah," ujarnya.