Diakuinya, kondisi di lapangan masyarakat mungkin sudah merasa lelah dengan pandemi ini. Terbukti dengan masih adanya pelanggaran prokes, seperti yang nekat menggelar acara hajatan. Petugas terpaksa melakukan tindakan persuasif menghentikannya untuk menghindari penyebaran Covid-19.
Oleh karenanya, Hengki meminta pengertian dari masyarakat dan semoga mereka bisa menyadari bahwa adanya kerumunan bisa jadi potensi tertular Covid-19. Kecuali memang kalau acara itu ada swab tes sebelumnya, dan yang hadir sudah divaksin, serta denga jumlah terbatas, masih ada pengecualian.
"Ya semoga momen HUT RI ini bisa jadi motivasi agar kita sama-sama antara pemerintah dan masyarakat menang berperang melawan Covid-19," ucapnya.