Ponpes Cipasung Luncurkan Kampung Pangan dan Santripreneur Sambut Usia 1 Abad

Kastolani Marzuki
Peluncuran Kampung Pangan dan Santripreneur Ponpes Cipasung di Tasikmalaya berlangsung meriah dihadiri ribuan santri. (Foto: Ist)

“Program MBG bukan hanya untuk santri, tetapi juga masyarakat. Ini jadi berkah untuk semuanya,” ucapnya.

Ponpes Cipasung Menatap Satu Abad: Momentum Transformasi

Dalam pidatonya, Prof Dr KH Asep Saepuddin Chalim menyampaikan bahwa peluncuran Kampung Pangan dan Santripreneur menjadi momentum transformasi besar Ponpes Cipasung. Menurutnya, pesantren harus melahirkan generasi santri yang bukan hanya alim, tetapi juga berdaya saing.

“Dari pesantren harus lahir santri yang bukan hanya alim, tetapi juga pemimpin yang adil, dermawan, pengusaha, dan profesional di berbagai bidang. Ini tuntutan zaman,” ujar KH Asep yang merupakan alumni Ponpes Cipasung.

Dia menegaskan bahwa Ponpes Cipasung memiliki potensi besar menjadi pusat pemberdayaan ekonomi dan kemandirian pangan. Secara simbolis, keluarga besar Cipasung menerima bantuan bahan pangan untuk mendukung dapur pesantren.

KH Asep menutup sambutannya dengan menegaskan bahwa Ponpes Cipasung siap melakukan transformasi menuju pesantren mandiri. Program Kampung Pangan dan Santripreneur menjadi tonggak penting untuk mewujudkan kemandirian ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan pangan pesantren.

Dia mengajak seluruh santri dan keluarga besar Ponpes Cipasung untuk bersama-sama membangun kekuatan pangan dan ekonomi.

Peluncuran program ini menjadi simbol perjalanan Ponpes Cipasung menuju usia satu abad, sebuah era baru yang menandai transformasi dari pesantren tradisional menuju pesantren produktif dan berdaya saing.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Implementasi Model Pembelajaran Santripreneur Dorong Kemandirian Ekonomi Santriwati Pasca-Pesantren

57 tahun lalu

Santri Film Festival 2025, Gerakan Budaya dari Pesantren untuk Indonesia Emas

57 tahun lalu

Sesepuh Pesantren Buntet Cirebon Dukung Penuh Gelar Pahlawan Nasional Soeharto

57 tahun lalu

Prabowo Restui Ditjen Pesantren: Pemerintah Perhatikan Kesejahteraan Ponpes

57 tahun lalu

Istana Ungkap Alasan Pembentukan Ditjen Ponpes, Singgung Kasus Ambruknya Bangunan Al Khoziny

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal