Akhirnya, aparat berhasil memukul mundur para pengunjuk rasa anarkistis. Petugas mengerahkan kendaraan taktis water cannon dan tembakkan gas air mata. Massa pun kocar kacir.
Kapolres Purwakarta AKBP Edwar Zulkarnain mengatakan, simulasi ini hanya untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan saat Pemilu 2024 berlangsung. "Namun kami berhara saat Pemilu, Pileg, Pilpres dan Pilkada 2024 nanti di Kabupaten Purwakarta selalu aman dan kondusif," kata Kapolres Purwakarta.
Dalam simulasi ini, ujar AKBP Edwar Zulkarnain, Polres purwakarta menerjunkan 380 personel ditambah unsur TNI, Satpol PP, dan, intansi terkait.