Namun setiba di lokasi tersebut, korban diminta turun dengan alasan para pelaku hendak pergi ke kamar kecil. Saat korban turun dari kendaraan, ketiga pelaku justru langsung melarikan diri membawa sepeda motor korban ke arah Simpang Lima B.
“Para pelaku kabur ke arah Simpang Lima B dan korban berteriak-teriak minta tolong serta mengejar pelaku,” kata Kurniawan.
Dalam kondisi panik, korban berusaha meminta bantuan warga sekitar sambil mengejar pelaku. Namun para pelaku malah meneriaki korban sebagai begal sehingga memicu kesalahpahaman warga di lokasi. Akibatnya, korban sempat menjadi sasaran amuk massa dan diduga mengalami pengeroyokan.
“Ketiga pelaku meneriaki korban begal dan melakukan penganiayaan secara bersama-sama terhadap korban,” ucapnya.
Tak berselang lama, pihak kepolisian berhasil mengamankan tiga terduga pelaku berinisial YNS, RSD dan AR. Ketiganya kini diamankan di Polsek Babakan Ciparay untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga menyita barang bukti berupa dua unit sepeda motor, yakni Honda Beat hitam milik pelaku dan Yamaha Mio putih merah bernomor polisi D 3442 RCL milik korban.