Polisi Cari Orang yang Perintahkan Banpol Bersihkan TKP Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Yudy Heryawan Juanda
Agus Warsudi
Tersangka Danu (lingkaran merah) memberikan keterangan saat olah TKP ulang di rumah korban Tuti dan Amel. (FOTO: Humas Polda Jabar)

Menurut Kombes Pol Surawan, penyidik berjalan lamban karena karena penyidik harus merangkai kembali hasil penyelidikan kasus dari awal. Sementara, barang bukti saat olah TKP awal kurang sempurna.

"Untuk merangkai ini kan kami butuh ahli. Seperti dokter forensik, Puslabfor, identifikasi. Nah, itu kami rangkai kembali barang bukti yang ada di sana sehingga kami bisa mengambil satu simpulan dan hipotesa bagaimana peristiwa ini terjadi," ucap Kombes Pol Surawan.

Kemudian, ujar Dirreskrimum, penyidik kembali menyeting ulang TKP. Makanya kemarin penyidik mendatangkan Youries Raja Amarullah atau Yoris, anak sulung Yosef, untuk menata ulang TKP seperti awal, sebelum kejadian seperti apa. 

"Posisi sofa di mana. Kemudian ember di mana. Kamar TKP Amalia seperti apa. Kemudian ruang TV seperti apa. Itu kami tata ulang kemarin," ujar Dirreskrimum.

Diberitakan sebelumnya, tersangka Muhammad Ramdanu alias Danu (23) mengaku pada Kamis 19 Agustus 2021, dia diperintahkan oleh Yoris untuk mengawasi TKP. Saat itu Danu dipanggil oleh seorang pria mengaku banpol untuk menemaninya masuk ke TKP.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polisi Amankan Stik Golf dari Rumah Mulyana

57 tahun lalu

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polisi Temukan Darah Mr X di Alphard Hitam

57 tahun lalu

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polisi Geledah Rumah Yoris, Mulyana, dan Banpol

57 tahun lalu

Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Ada Saksi Baru yang Akan Diperiksa 

57 tahun lalu

Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Mulai Terkuak, Polda Jabar: Nanti Diumumkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal