Polisi Buru Provokator Demonstrasi Tolak PPKM Ricuh di Kota Bandung

Agus Warsudi
Unjuk rasa menolak PPKm di Kota Bandung berujung ricuh. Polisi menangkap 150 orang dan sita lima bom molotov. (Foto: Humas Polrestabes Bandung)

BANDUNG, iNews.id -Polrestabes Bandung tengah memburu provokator aksi demonstrasi yang berujung ricuh di Balaikota Bandung dan Gedung Sate pada Rabu (21/7/2021). Penyidikan kasus demonstrasi penolakan PPKM itu akan dilimpahkan ke Ditreskrimum Polda Jabar. 

"Itu (provokator) sedang kami dalami. Sekarang penyidik sedang maraton melakukan pemeriksaan. Kami bergabung bersama krimum (Ditreskrimum) Polda Jabar. Penanganannya (kasus unjuk rasa ricuh) kami limpahkan ke polda," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang, Kamis (22/7/2021).

AKBP Adanan menyatakan, sebanyak 174 demonstran diamankan setelah unjuk rasa berlangsung ricuh di Balaikota Bandung, Jalan Wastukancana. Sebagian besar dipulangkan karena mereka anak-anak di bawah umur yang tidak terkait langsung dengan insiden kericuhan. 

Sedangkan sebanyak 51 orang, ujar AKBP Adanan, diperiksa, diidentifikasi, difoto, dan diambil sidik jarinya. "Kami periksa yang bersangkutan (51 demonstran) itu apakah terkait penghasutan dan melanggar Pasal 160 KUHP atau tidak, sehingga terjadi kerumunan," ujar AKBP Adanan Mangopang.

Terkait penangkapan enam demonstran yang membawa bom molotov, Kasatreskrim menuturkan, mereka ditangkap oleh anggota Polsek Cicendo saat melintas di dekat Internasional Plaza (IP), Jalan Pajajaran. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

1 Demonstran Aksi Tolak PPKM Jadi Tersangka, 7 Reaktif Covid-19

57 tahun lalu

Demonstran Aksi Tolak PPKM di Bandung yang Ditangkap Reaktif Covid-19

57 tahun lalu

Unjuk Rasa Tolak PPKM di Bandung Ricuh, 150 Orang Ditangkap, Polisi Sita 5 Bom Molotov

57 tahun lalu

Unjuk Rasa Tolak PPKM Darurat Akan Digelar di 4 Daerah, Ini yang Dilakukan Polisi

57 tahun lalu

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 1 Juni 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal