Polemik Al Zaytun, Ridwan Kamil Bentuk Tim Investigasi, Minta Panji Gumilang Kooperatif

Agung Bakti Sarasa
Gubernur Ridwan Kamil membentuk tim investigasi untuk menyelesaikan polemik Ponpes Al Zaytun. (FOTO: AGUNG BAKTI SARASA)

BANDUNG, iNews.id - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil segera membentuk tim investigasi terkait polemik Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun, Indramayu. Tim itu bekerja selama 7 hari untuk mengungkap fakta yang terjadi di Ponpes Al Zaytun.

Ridwan Kamil mengatakan, keputusan ini berdasarkan hasil rapat bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) hingga elemen ormas Islam.

"MUI, ormas Islam, Kesbangpol sudah rapat kesimpulannya adalah kami membentuk tim investigasi yang akan bekerja selama 7 hari," kata Gubernur Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (19/6/2023).

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, menyatakan, tim investigasi akan bekerja dengan prinsip berkeadilan dan tabayun. Sehingga, tim yang bekerja selama 7 hari tersebut bisa menemukan data dan fakta atas polemik dan kontroversi di Ponpes Al-Zaytun.

"Jika nanti ditemukan ada pelanggaran-pelanggaran secara fiqih, syariat dan sebagainya hingga berpotensi pelanggaran administrasi terhadap norma hukum, maka akan ada tindakan administratif dan hukum atau tidak," ujar Kang Emil.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Video ASN Dibentak Panji Gumilang di Ponpes Al Zaytun Viral, Ini Kata Kepala Bakesbangpol Jabar

57 tahun lalu

Polemik Ponpes Al Zaytun, Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Tabayun Dulu, Pastikan Kebenarannya

57 tahun lalu

Puluhan Ulama dan Kiai Kumpul di Gedung Sate Bahas Polemik Ponpes Al Zaytun 

57 tahun lalu

Kontroversi, Ponpes Al Zaytun Indramayu Adopsi Ajaran Isa Bugis dan Lembaga Kerasulan

57 tahun lalu

Pendiri NII Crisis Center Sebut Ada Dugaan Makar di Ponpes Al Zaytun Indramayu 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal