Almarhum KH Abun Bunyamin Ruhiat, tutur Kang Ace, adalah adik dari Rois Aam PBNU Almagfurlah Syaikhuna Al Mukarom KH Moch Ilyas Ruhiat, pimpinan Ponpes Cipasung sebelumnya.
“Pembawaanya yang lemah lembut, kalem tapi sangat tegas memengaruhi cara saya dalam berperilaku. Akhir-akhir menjelang beliau wafat, saya selalu berkomunikasi dengan beliau. Salah satunya terkait perkembangan NU dan kebijakan keagamaan,” tutur Kang Ace..
Kang Ace yang juga Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu masuk Pesantren Cipasung pada 1988 dan menyelesaikan pendidikan SMP Islam Cipasung.
“Terakhir saya membawa ketua umum (Ketum Partai Golkar) saya, Pak Airlangga Hartarto untuk bersilaturahmi dengan beliau. Beliau terus mendoakan agar saya tetap istiqomah dalam berjuang di dunia politik,” ucap Kang Ace.
KH Abun Bunyamin Ruhiat lahir pada 27 September 1949 dan merupakan anak ke sembilan dari 14 bersaudara, putra dari pasangan KH Ruhiat dan Hj Siti Aisyah. Kedua sosok itu adalah pendiri Ponpes Cipasung di Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.
Ungkapan duka juga ditulis Kang Ace di akun media sosial pribadinya, @ace.hasan.syadzily. “Bapak (almarhum KH Abun Bunyamin Ruhiat), saya anakmu sangat kehilangan bapak. Ilmu yang telah diberikan bapak akan saya pegang dan anut dalam perjalanan spiritual. Ingin rasanya bersama kembali dengan bapak, kita berdoa dan bermunajat di Tanah Suci, dibimbing untuk mendapat Ridlo Allah SWT. Semoga Bapak menjadi Ahli Surga. Amiin ya Rabbal Alamin..,” kata Kang Ace.