PGI Jawa Barat Imbau Jemaat Rayakan Natal dan Tahun Baru dari Rumah secara Daring

Agus Warsudi
Sekum PGI Jabar Paulus Wijono (tengah). (Foto: Dokumentasi)

"Imbauan kami sifatnya umum agar berkoordinasi dengan aparat setempat mengenai kegiatan. Biasanya rutin setiap Natal koordinasi dengan polsek. Tahun ini harus koordinasi dengan Satgas Covid-19 di derah masing-masing (untuk memastikan bisa menggelar ibadah Natal tatap muka atau tidak)," ujarnya 

Jika menggelar ibadah Natal dan Tahun Baru secara tatap muka, tutur Paulus, semua gereja dipastikan telah menerapkan protokol kesehatan secara maksimal. 

Bahkan, beberapa gereja yang berada di zona merah, bergabung menggelar ibadah menggelar ibadah secara daring. "Jadi kami mengikuti protokol kesehatan sesuai arahan dari Satgas Covid-19 di wilayah masing-masing," tutur Paulus.

Paulus mengatakan, mengubah berbagai acara yang biasa dilakukan menjadi upaya untuk menangani pandemi Covid-19. "Bijak dalam menyikapi informasi dan hati-hati dengan berbagai provokasi yang bisa muncul dari internal maupun eksternal," katanya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Wali Kota Bandung Oded M Danial mengimbau perayaan Natal digelar virtual dan jumlah jemaat yang hadir di gereja dibatasi maksimal 30 persen.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wali Kota Bandung: Perayaan Natal Digelar Virtual atau Jemaat Dibatasi Maksimal 30 Persen

57 tahun lalu

Wali Kota Oded Sebut Klaster Keluarga Sebabkan Kota Bandung Zona Merah

57 tahun lalu

Kerumunan Massa Jadi Penyebab Kota Bandung Zona Merah Lagi

57 tahun lalu

Cegah Covid-19 saat Libur Panjang, Wali Kota Bandung: Apabila Ada yang Melanggar, Tutup!

57 tahun lalu

Faunaland Resmi Jadi Pengelola, Bandung Zoo Segera Dibuka Kembali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal