Perusahaan Tambang di KBB Terpaksa Tutup, Ratusan Pegawai di-PHK

Adi Haryanto
Alat berat dan puluhan unit truk milik PT Gunung Padakasih, di Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, KBB, teronggok tak beroperasi. (Foto: iNews.id/Adi Haryanto)

Selama enam bulan berhenti, 20 dari total 85 pegawai di PHK, sementara sisanya dirumahkan. Perusahaan masih berbaik hati karena meski tidak produksi namun masih memberikan gaji sebesar 50 persen dari yang biasa diterima kepada pegawai yang dirumahkan. Hanya saja pada bulan ke tujuh ini, rencananya gaji hanya akan dibayarkan sebesar 25 persen.

"Itu hanya kebijakan perusahaan saja sambil berharap ada perubahan regulasi dan izin bisa turun. Tapi kalau izin gak turun-turun, entah sampai kapan perusahaan akan tetap sanggup membayar gaji meski hanya 25 persen ke pegawai, padahal produksi enggak jalan," katanya. 

Dikatakannya, perusahaan tambangnya berada di Gunung Padakasih, Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, KBB. Secara finansial PT Gunung Padakasih merupakan perusahaan yang sehat, bahkan pernah mendapat penghargaan sebagai perusahaan yang taat membayar pajak dari Pemda KBB. 

"Jadi pegawai kami kena PHK bukan karena perusahaan sakit, tapi karena aturan pemerintah," tuturnya.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
3 tahun lalu

Tambang Ditutup dan Terancam PHK, Ribuan Pekerja Ancam Demo Pemda KBB dan Pemprov Jabar

22 hari lalu

Kena PHK, 1.000 Buruh Pabrik Demo di Kantor Bupati Jombang

23 hari lalu

Ribuan Buruh Korban PHK Blokade Jalan Nasional Mojokerto, Tuntut Upah 3 Bulan Dibayar

2 bulan lalu

Gubernur Sherly Tjoanda Bentuk Tim Penertiban Galian C di Pulau Obi Maluku

9 bulan lalu

Gelombang PHK Tembus 44.433 Pekerja, Jabar Penyumbang Terbanyak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal