Perusahaan Tambang di KBB Terpaksa Tutup, Ratusan Pegawai di-PHK

Adi Haryanto
Alat berat dan puluhan unit truk milik PT Gunung Padakasih, di Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, KBB, teronggok tak beroperasi. (Foto: iNews.id/Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Perusahaan tambang di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) terpksa menutup usaha dan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) ratusan pekerjanya. Keputusan ini dilakukan menyusul izin yang tidak diperpanjang.

Pengusaha tambang kesulitan mendapatkan perpanjangan perizinan, karena setelah perpanjangan kedua Izin Usaha Pertambangan (IUP) harus dikembalikan ke pemerintah pusat. 

Akibat tidak bisa lagi menambang, perusahaan terpaksa merumahkan atau mem-PHK pegawai. Padahal cadangan tambang mereka, masih bisa ditambang hingga 50 tahun ke depan. 

"Kita udah gak ada pilihan lain, perpanjangan izin gak dikasih. Pegawai terpaksa harus dirumahkan dan di-PHK sejak enam bulan yang lalu," kata Manager HRD PT Gunung Padakasih, M Taufik Rahman di Padalarang, Jumat (9/6/2023).

Dia mengatakan, sejak beroperasi tahun 1982 baru kali ini harus menyerah pada keadaan. Padahal sebelumnya belum pernah ada kendala produksi yang dialami perusahaannya. Sekalipun saat pandemi Covid-19 selama dua tahun, perusahaan tetap lancar berproduksi. Namun terkait regulasi perizinan saat ini, pihaknya tidak bisa berbuat banyak dan hanya bisa taat walaupun berat. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tambang Ditutup dan Terancam PHK, Ribuan Pekerja Ancam Demo Pemda KBB dan Pemprov Jabar

57 tahun lalu

Gubernur Sherly Tjoanda Bentuk Tim Penertiban Galian C di Pulau Obi Maluku

57 tahun lalu

Gelombang PHK Tembus 44.433 Pekerja, Jabar Penyumbang Terbanyak

57 tahun lalu

Stok BBM Makin Langka, Ancaman PHK Massal Hantui Pekerja SPBU Shell

57 tahun lalu

Pekerja Wisata Jabar Ancam Demo sampai Istana Presiden, Tuntut Larangan Study Tour Dicabut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal