Lebih lanjut Uu juga mengingatkan masyarakat untuk tetap beraktivitas dan produktif dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) dan pemulihan ekonomi saat ini.
"Masyarakat Jawa Barat diharapkan terus bergerak dalam bidang ekonomi, bergerak mencari rezeki dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," tutur Wagub Jabar.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jabar Saipullah Nasution mengatakan, PT Daese Garmin merupakan perusahaan yang masuk dalam kawasan berikat.
Artinya, kata Saipullah, perusahaan tersebut mempunyai kemudahan fiskal yang diberikan pemerintah lewat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia (RI) pada perusahaan dalam negeri dengan orientasi ekspor.
Menurut Saipullah, Provinsi Jabar terus berkontribusi dalam angka ekspor nasional. Ekspor PT Daese Garmin sebanyak empat kontainer ke Amerika Serikat dan Korea Selatan itu pun dinilainya sangat baik.
"Sampai dengan bulan ini (ekonomi) Jawa Barat tetap unggul di seluruh Indonesia, bisa bertahan karena ini tergambar dari aktivitas semua industri yang bisa tetap berjalan," kata Saipullah.
Diketahui, PT Daese Garmin bergerak di industri manufaktur padat karya yang fokus memproduksi setelan jas untuk diekspor ke Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Korea Selatan, Australia, hingga Uni Emirat Arab dengan jumlah pekerja mencapai kurang lebih 2.000 orang.