"Kami tidak meminta penambahan. Kapolda sudah membaca dan mengetahui apa yang harus dilakukan," ujar Yayat.
Dia berharap, pelaksanaan debat terakhir nanti bisa berjalan lancar dan aman. Tidak ada lagi peristiwa yang memancing kericuhan seperti yang terjadi saat pelaksanaan debat kedua sebelumnya. "Semoga lancar, tertib, dan aman. Tidak ada lagi kericuhan," tuturnya.
Diketahui, KPU Jabar akan kembali melakukan debat ketiga bagi empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jabar pada 22 Juni mendatang.
Kali ini, peserta debat dari para pendukung paslon yang diperbolehkan masuk dibatasi hanya sebanyak 50 orang dari masing-masing kandidat. Pembatasan peserta itu telah disepakati oleh masing-masing paslon.