Perjuangan KH Ahmad Sanusi, Keluar Masuk Penjara demi Kemerdekaan 

Dharmawan Hadi
Ketua Umum Yaspi Syamsul Ulum, Neni Fauziyah saat menerima anugerah pahlawan nasional terhadap KH Ahmad Sanusi. (Foto: Istimewa) 

SUKABUMI, iNews.id - Perjuangan KH Ahmad Sanusi untuk kemerdekaan Republik Indonesia, sangatlah luar biasa. Bahkan, ulama dari Sukabumi ini rela keluar masuk penjara demi sebuah kemerdekaan bangsa.

Atas perjuangannya itulah, pemerintah menganugerahkan pahlawan nasional yang secara resmi ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin (7/11/2022). Selain itu, juga Ajengan Sanusi nama panggilannya, banyak melahirkan ulama besar yang tersebar di Indonesia. 

Cucu KH Ahmad Sanusi sekaligus Ketua Umum Yaspi Syamsul Ulum, Neni Fauziyah menceritakan bahwa Ajengan Sanusi sepulang ibadah haji dan belajar agama selama lima tahun di Makkah Al-Mukarramah, lalu pada Juli 1915 mengabdikan ilmunya di Pesantren Cantayan.

"Selanjutnya, mendirikan Pesantren Genteng yang dipimpin dan dikelola langsung oleh beliau sampai dengan tahun 1927. Lalu meninggalkan pesantren tersebut karena ditahan selama 15 bulan di penjara Cianjur dan Sukabumi serta diinternir atau dibuang ke Batavia Centrum selama 6 tahun," ujar Neni kepada MNC Portal Indonesia. 

Lebih lanjut Neni mengatakan, KH Ahmad Sanusi menjadi ajengan tanpa pesantren di Batavia Centrum, dan kegiatan dakwahnya tidak terhenti, seningga terkenal dengan julukan Ajengan Batawi. Lalu pada tahun 1934 Ajengan Sanusi dipindahkan kembali ke Kota Sukabumi dengan status tahanan kota. 

"Pada tahun inilah, KH Ahmad Sanusi mendirikan Pesantren Syamsul Ulum Gunungpuyuh Sukabumi yang dipimpin langsung selama 16 tahunan, dengan perincian, 5 tahunan masih dalam status tahanan kota dan 11 tahunan sudah dalam status orang bebas," tutur Neni. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Anugerah Pahlawan Nasional, Keluarga KH Ahmad Sanusi: Yakin Campur Tangan Allah

57 tahun lalu

DPRD DIY Usul Gelar Pahlawan Nasional bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

57 tahun lalu

Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah di Nganjuk, Resmikan Groundbreaking Museum Buruh

57 tahun lalu

Profil Sarwo Edhie Wibowo, Kakek AHY yang Ditetapkan Pahlawan Nasional

57 tahun lalu

Sesepuh Pesantren Buntet Cirebon Dukung Penuh Gelar Pahlawan Nasional Soeharto

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal