“Apalagi ini betina sehingga harapan bisa berkembang biak. Kebun binatang ini harus bisa terus lestari karena letaknya di tengah perkotaan dan menjadi alternatif hiburan di dalam kota,” ujarnya.
Marketing Communication Bandung Zoo Sulhan Syafii mengatakan, anak harimau tersebut lahir dari pasangan harimau asal India Benggala. Sebenarnya harimau itu melahirkan dua ekor anak. Namun hanya satu yang selamat, sedangkan seekor lainnya, dimakan induknya saat lahir.
“Melihat kondisi tersebut tim medis dan keeper harimau langsung mengambil anak yang tersisa dan sampai sekarang kondisinya bagus. Saat lahir beratnya kurang dari satu kilogram,” kata Sulhan.
Bandung Zoo kata dia, memang saat ini sedang fokus melakukan perbaikan kandang. Sejak setahun terakhir, sejumlah kandang dibangun, dirombak dan direnovasi.
“Kami (Bandung Zoo) terus berbenah untuk menjadi salah satu lembaga konservasi terbaik,” ujarnya.