Pengelola Wisata dan Hotel Meradang akibat PPKM, PHRI Pangandaran Surati 3 Menteri

Irfan Ramdiansyah
Pintu masuk ke Pantai Pangandaran masih ditutup akibat penerapan PPKM. (Foto: iNewsTv/Irfan Ramdiansyah) 

PANGANDARAN, iNews.id - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Pangandaran menyurati tiga menteri sekaligus. Mereka memohon ketiga menteri tersebut agar memberikan kelonggaran bagi hotel dan restoran di daerah PPKM Level 3 agar kembali berjalan, meski ada pembatasan 50 persen pengunjung.

Surat tersebut dikirimkan ke Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif , Menteri Dalam Negeri dam Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi selaku koordinator PPKM Jawa-Bali.

PHRI berkirim surat atas desakan para pelaku usaha wisata yang semakin terpuruk sebagai dampak PPKM. Usaha mereka semakin diperparah dengan adanya perpanjangan PPKM. Mata pencaharian andalan mereka mati suri hingga ekonomi tidak berjalan. 

"Permohonan itu mengacu kepada Intruksi Mendagri Nomor 27/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 4 dan 3 di wilayah Jawa Bali. Kondisi kami di Pangandaran sudah sangat memprihatinkan," kata Taufik, pelaku usaha Pangandaran, Rabu (11/8/2021).

Dia mengatakan, perpanjangan PPKM ini bisa mengakibatkan pelaku wisata di Pangandaran mati suri. Bentuk protes di daerah lain dengan mengibarkan bendera putih, tapi di Pangandaran berbeda dengan menggunakan bendera kuning. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Objek Wisata Bakal Dibuka jika PPKM Pangandaran Turun ke Level 2

57 tahun lalu

Bandung Zoo Ditutup saat Libur Lebaran, Wisatawan Kecewa Sudah Jauh-Jauh Datang!

57 tahun lalu

Libur Lebaran! 38.820 Kendaraan Masuk Bandung Lewat Tol Pasteur, Antrean Membeludak

57 tahun lalu

Mobil Boks Terbakar di Pangandaran, 70 Persen Muatan Hangus Dilalap Api

57 tahun lalu

Robot Bawah Air Dikerahkan Cari Atlet Terjun Payung Hilang di Pangandaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal