Pemprov Jabar Terapkan Proaktif Tes Virus Korona kepada Orang Dalam Pemantauan

Umaya Khusniah
Gubernur Jabar Ridwan Kamil berbincang dengan petugas di sela-sela peresmian Command Center dan Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 di Bandung, Jabar, Selasa (10/3/2020). (Foto: Antara)

Diketahui, hingga tanggal 12 Maret 2020, total ODP di Jabar mencapai 653 orang. Sebanyak 257 orang di antaranya telah selesai dipantau. Sementara total Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Jabar mencapai 63 orang dan 36 orang di antaranya telah selesai diawasi.

“Jadi definisi dipantau itu adalah orang yang tidak di ke rumah sakit tapi punya histori berdekatan dengan yang PDP. Semua yang dicurigai berhubungan dengan yang PDP akan dites sesuai izin dari pemerintah pusat,” katanya.

“Dengan proaktif tes ini kita akan lihat kalau hasilnya negatif, ya, bagus. Tapi, kalau ternyata banyak positif, maka atas izin dari DPRD kita ada konsep Social Distancing yaitu mengurangi pergerakan-pergerakan sosial yang selama ini jadi arahan WHO,” katanya.

Ridwan Kamil menekankan kepada masyarakat Jabar agar waspada tapi rasional. Dia memastikan Pemprov Jabar akan merespons dampak Covid-19 dengan terukur. Apalagi, saat ini umat Muslim akan menghadapi bulan Ramadan dan pergerakan orang akan semakin banyak. “Jadi, harus waspada, tapi rasional, karena kita juga tidak ingin ekonomi tiba-tiba berhenti,” katanya.

Selain menerapkan proaktif tes untuk ODP, Pemprov Jabar akan menguatkan sistem rumah sakit. Salah satunya menambah jumlah rumah sakit rujukan virus korona di lini dua menjadi 27 unit dan menyalurkan alat pelindung diri (APD) kepada tenaga medis di Jabar.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bonus Rp1 Miliar Cair! Persib Sebut Hadiah Pemprov Jabar Jadi Pelepas Dahaga

57 tahun lalu

Persib Selangkah Lagi Juara, Ini Pesan Dedi Mulyadi ke Bobotoh

57 tahun lalu

Pemprov Jabar Matangkan Konvoi Persib Juara, Wagub: Jangan Ada Kerusuhan Lagi!

57 tahun lalu

Terungkap! Ada 18 Siswi SMKN 2 Garut Jadi Korban Rambutnya Dipotong Guru BK

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Santunan Rp50 Juta Disiapkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal