BANDUNG, iNews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) meningkatkan kewaspadaan menyusul status pandemi korona dan jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia. Salah satunya menyiagakan 27 rumah sakit untuk penanganan pasien.
Hal ini telah disepakati bersama Pemprov Jabar bersama Pimpinan DPRD Jabar beserta Komisi 5 dan 6 dalam rapat koordinasi untuk membahas situasi perkembangan masalah Covid-19 di Jabar, Jumat (13/3/2020).
Gubernur Jabar M Ridwan Kamil mengatakan, Pemprov Jabar bersama DPRD menyepakati akan proaktif melakukan tindakan-tindakan yang dianggap sangat dibutuhkan. Ini termasuk bila situasi di lapangan mungkin berbeda dengan yang diketahui secara umum.
“Salah satunya menguatkan sistem kekuatan di rumah sakit-rumah sakit. Kami menambah rumah sakit yang sudah siap di ring 2 itu menjadi sekitar 27 rumah sakit,” kata Ridwan Kamil usai rapat di Gedung Sate, Jumat (13/3/2020), dikutip dari situs resmi Pemprov Jabar.
Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil mengatakan, pihaknya juga telah mengirimkan berbagai keperluan yang dibutuhkan oleh rumah sakit, seperti alat pelindung diri. Salah satunya ke Kabupaten Tasikmalya. “Ke Tasik kemarin sudah dikirim 10 alat pelindung diri sehingga tidak terjadi lagi improvisasi dalam menangani permasalahan di daerah-daerah,” katanya.