Cellica mengatakan, vaksinasi keluarga memiliki keunggulan yaitu mendekatkan pusat layanan vaksin kepada masyarakat. Selain itu setiap keluarga bisa langsung divaksin secara bersama-sama.
"Kalau satu keluarga divaksin kan tidak bisa menimbulkan saling curiga terpapar Covid-19. Kalaupun ada penularan memiliki risiko rendah," katanya.
Keunggulan lainnya, vaksin keluarga dilaksanakan oleh bidan desa sehingga masyarakat sudah saling mengenal satu sama lain. Lokasi vaksin juga dekat dengan tempat tinggal hingga masyarakat mudah dijangkau.
"Saya kira ini salah satu alasan kenapa masyarakat begitu antusias," katanya.
Menurut Cellica, vaksin keluarga ini ditargetkan 200.000 orang setiap minggu. Dalam satu bulan sudah 800.000 orang.
"Jadi target kita warga yang divaksin sebanyak 1,9 juta orang hingga akhir tahun ini akan tercapai. Sekarang sudah diangka 327.000 orang yang divaksin," ucapnya.