Pemkab Garut Gelontorkan Rp750 Juta untuk Subsidi Kedelai Selama 2 Bulan

fani ferdiansyah
Sejumlah wanita mengerjakan proses pembuatan tahu di Kampung Suci, Desa Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. (Foto: Istimewa)

Dia menjelaskan, melalui operasi pasar itu pemerintah akan memberikan subsidi pada setiap kg kacang kedelai impor yang dibeli masyarakat. Besaran subsidi sendiri ditargetkan setengah harga atau 50 persen dari harga kacang kedelai yang berlaku. 

"Kalau sekarang Rp14.000 per kg, maka harganya kita subsidi setengahnya sehingga masyarakat cukup beli Rp7.000 per kg. Bagaimana pun juga, kacang kedelai sangat penting bagi masyarakat kita karena merupakan bahan baku utama pembuatan tempe dan tahu," ujar Nia Gania Karyana. 

Kerja sama dengan Perum Bulog, kata dia, perlu dilakukan mengingat BUMN milik pemerintah itu memiliki akses pada sejumlah importir yang akan mendatangkan kedelai dari luar negeri. Mengenai teknis selanjutnya, Gania mengaku masih menunggu kesanggupan dari Perum Bulog dan keuangan daerah. 

Nia Gania Karyana menyebut kebutuhan kacang kedelai impor untuk seluruh Indonesia mencapai 2,3 juta ton per tahun. Sementara untuk Kabupaten Garut, dalam satu bulan membutuhkan kacang kedelai impor sebanyak 50 ton. 

"Kebutuhan kacang kedelai ini dihitung dari 15 pasar tradisional di seluruh Garut masing-masing dalam sebulan membutuhkan sebanyak 1,5 ton. Belum lagi pasar-pasar desa, jumlah kebutuhan kedelai impor diperkirakan bisa mencapai 50 ton sebulan," tuturnya. 

Untuk diketahui, naiknya harga kacang kedelai impor di Indonesia disebabkan oleh kekeringan yang melanda negara-negara penghasil kedelai di Amerika Selatan seperti Brazil, Argentina dan Paraguay pada dua bulan lalu. Kekeringan ini setidaknya berdampak langsung pada produksi yang menipis. 

"Kemudian faktor kedua adalah geopolitik, terjadi perang yang mengakibatkan pengapalan barang-barang impor terhambat. Keterlambatan pengiriman ini berkibat pada berkurangnya ketersediaan kedelai di Indonesia," ujarnya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perajin Tahu Tempe Disubsidi Kedelai, Kadisdagin Kota Bandung: Tak Perlu Mogok

57 tahun lalu

Perajin Kostum Karnaval di Tuban Mengeluh, Agustus Tahun Ini Sepi Pesanan

57 tahun lalu

Banjir Pesanan Lampion Jelang HUT RI, Perajin di Malang Raup Cuan Puluhan Juta

57 tahun lalu

Perajin Ukiran Berharap Ganjar Kembalikan Kejayaan Jepara yang Dijuluki Kota Ukir Dunia

57 tahun lalu

Perajin Emping Menes di Pandeglang Doakan Mahfud MD Jadi Pemimpin Adil 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal