Pemerintah Tak Alokasikan Dana Insentif untuk Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Asep Juhariyono
Tim Pemulasaraan Jenazah Covid-19 di Tasikmalaya menuliskan kekecewaan di pakaian APD. (Foto iNews/Asep Juhariyono).

TASIKMALAYA, iNews.id - Petugas pemulasaraan jenazah Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soekardjo Kota Tasikmalaya, Jawa Barat curhat soal insentif. Mereka menuliskan kekecewaan di pakaian hazmat atau alat pelindung diri (APD).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangkat mengatakan pemerintah pusat tidak mengalokasikan dana insentif untuk petugas pemulasaraan jenazah Covid-19. Sebab dalam peraturan menteri kesehatan dana insentif untuk dokter dan perawat.

"Diaturan permenkes diperuntukan tenaga kesehatan dan tenaga medis yaitu dokter dan perawat," kata Uus Supangkat di Tasikmalaya, Jumat (20/8/2020).

Meski begitu, Dinkes Kota Tasikmalaya akan mencarikan alokasi dana insentif untuk petugas pemulasaraan jenazah Covid-19. Uus mengaku akan berkoordinasi dengan RSUD Soekardjo untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Insyaallah akan terselesaikan, akan ada pertemuan non tenaga medis tim pemulasaraan yang menyampaikan keluhan. Mudah-mudahan ada jalan keluar dan akan ada dana anggaran," ucap dia.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Pangandaran, Berkekuatan Magnitudo 4,2

57 tahun lalu

Detik-Detik Kepsek Digerebek Bersama 5 Gadis di Pangandaran, Ada yang Tak Sadarkan Diri

57 tahun lalu

Pangandaran Geger! Oknum Kepsek Digerebek dalam Penginapan Bersama 5 Gadis Sekaligus

57 tahun lalu

Cekcok gegara Gadai Motor, Pria di Tasikmalaya Tewas Ditusuk Teman di Pasar Ikan

57 tahun lalu

Demo di Tasikmalaya Memanas, Massa Berkostum Hitam Rusak Kantor DPRD

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal