Keesokan harinya, Rabu (18/8/2021), tutur Fajar, Yosef pulang dari rumah Mimin Mintarsih. Pukul 07.25 WIB, Yosef sampai di rumah almarhumah Kampung Ciseuti. Yosef berhenti di belakang mobil Alphard. Yosef mendapati kejanggalan karena posisi mobil Alphard telah menghadap ke jalan.
"Jadi, posisi mobil tidak seperti Yosef pergi dari rumah itu (pada Selasa 17/8/2021 malam sekitar pukul 21.00 WIB). Mobil masih terparkir (kepala menghadap ke belakang rumah). Gerbang (portal) pun yang ditutup Pak Yosep, berpindah dekat mobil BMW. Posisinya sudah tidak senormal seperti saat berangkat ke Cijengkol," tuturnya.
Menurut keterangan Yosef dalam BAP, kata Fajar Sidiq, saat masuk ke rumah, kondisi sudah acak-acakan, berantakan semuanya. Yosef masuk ke rumah sambil memanggil istri dan anaknya, Tuti dan Amel. Sempat mencari ke kamar mandi dan ke belakang tidak ada," ucap Fajar Sidiq.
Fajar menyatakan, setelah curiga dengan kondisi rumah acak-acakan dan Tuti serta Amel tidak ada, terpikir di benak Yosef, anak dan istrinya diculik. Yosef lalu keluar rumah memanggil Ujang, petugas pekerjaan umum (PU) yang sedang membersihkan jalan. "Kondisi Pak Yosef saat itu panik. Di pikirannya Tuti dan Amel diculik," ujarnya
Apakah saat itu Yosef menemukan jenazah? Fajar Sidiq menuturkan, menurut keterangan Yosef dalam BAP, Saat itu tidak menemukan jenazah. "Pak Yosef hanya mendapati kondisi rumah acak-acakan. Makanya (Yosef) segera melapor ke Polsek Jalancagak," tutur Fajar.