"Iya kakeknya yang suruh bongkar. Karena tercium bau bangkai. Barulah didapati jasad FAN di kamar mandi kontrakan," ujarnya.
Warga dan pihak keluarga korban yakin kalau pembunuh bocah yang masih sekolah di bangku SD kelas 2 itu merupakan H. Apalagi dia pulang kampung di hari FAN dinyatakan hilang oleh keluarganya.
Sebelumnya, FAN, siswi kelas 2 SD ditemukan tak bernyawa dengan tubuh terbungkus kain sarung di dalam bak mandi rumah kontrakan pelaku. Korban awalnya dilaporkan hilang oleh orang tuanya sejak Sabtu 29 Juni 2019.