"Namun temannya itu saat ini tidak diketahui keberadaannya, padahal dia saksi kunci dalam peristiwa ini," katanya.
Walaupun sempat tersebar diaplikasi perpesanan bahwa ada yang mengaku telah melukai korban, namun keluarga belum bisa memastikannya. Karena akun media sosial tersebut saat ini sudah tidak aktif lagi, dan keluarga masih menunggu hasil resmi dari pihak kepolisian.
Ibu korban dengan EN (31) mengatakan anaknya sudah dimakamkan dekat almarhum bapaknya sekitar pukul 16.00 WIB. "Iya, karena almarhum bapaknya orang sini (Kampung Babakan, Tegal Padul) jadi dimakamkannya dekat bapaknya, AM merupakan anak pertama dari dua bersaudara," ujarnya.
Keluarga menyebutkan bahwa korban itu orangnya baik suka bantu orang tua, sebelum berangkat sekolah dia rajin bersih-bersih rumah, sholatnya juga rajin, dan tutur katanya sopan.
"Kami merasa kehilangan dan memohon kepada polisi segera menangkap pelaku dan diadili dengan hukuman yang setimpal," ucapnya.