Pelajar SMK di Kota Sukabumi Tewas dengan Luka Bacok di Kepala
Sementara itu, ayah sambung korban, YT (47) saat ditemui wartawan seusai pemakaman, menjelaskan kronologi meninggalnya anaknya tersebut berdasarkan cerita dari teman-temannya ketika menjenguk di RSUD R Syamsudin.
"Jadi menurut teman-temannya, anak saya itu baru pulang sekolah, dan di depan sekolahannya itu melintaslah mobil angkutan umum yang di dalamnya ada beberapa pelajar dari SMK lainnya. Lalu anak saya beserta temannya mengejar menggunakan sepeda motor Suzuki Satria FU hingga sampai di daerah Pabuaran Nyomplong dan terjadi bentrokan," ujar YT kepada wartawan.
Keluarga sendiri mengetahui korban ada di RS Kartika Kasih dari dua orang temannya yang datang ke rumahnya di depan pintu bilang bahwa korban berada di rumah sakit.
"Saya bingung kenapa anak saya ada di rumah sakit, karena temannya itu hanya memberitahu bahwa anaknya di RS Kartika setelah itu pergi, dan sampai saat ini tidak tahu kemana. Di antara teman yang hadir pada saat autopsi, dua orang yang kasih kabar itu tidak ada," ujar YT kembali.
Dia korban menambahkan bahwa saksi kunci dalam peristiwa ini adalah teman yang membawa sepeda motor Suzuki Satria FU yang mengejar kelompok SMK lain waktu itu.