Pakar Unpad Nilai Indonesia Belum Siap Ubah Pandemi Jadi Endemi, Ini Alasannya

Ervan David
Kusnadi Rusmil, anggota Departemen Kesehatan RS Hasan Sadikin (RSHS) Fakultas Kedokteran (FK) Unpad. (FOTO: iNews/ERVAN DAVID)

"Angka kasus memang melandai, tetapi kematian masih tinggi. Ada lagi Omicron dan lain sebagainya. Artinya, Covid-19 masih membahayakan, masih menular. Jika pemerintah memaksakan perubahan status, dikhawatirkan dapat menyebabkan kasus penularan kembali melonjak," ujarnya.

Kusnadi Rusmil menuturkan, jika Indonesia ingin mengubah status pandemi menjadi endemi, disarankan untuk kejar target vaksinasi di atas 70 persen. Sementara, vaksinasi bagi warga lanjut usia (lansia) di Indonesia, termasuk Jawa Barat, masih rendah. Sehingga terbentuk imunitas atau kekebalan komunitas.

Kemudian, terapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), 3T (testing, tracing, dan treatment), positivity rate maksimal 5 persen, dan aturan protokol kesehatan (prokes). 

Edukasi harus diberikan kepada masyarakat agar semua terkendali. Masyarakat diimbau untuk segera mengikuti vaksinasi lengkap, 1, 2, dan 3 atau booster. Ajak kakek dan neneknya untuk vaksinasi agar mereka terlindungi.

Indonesia belajar dari wabah penyakit sebelumnya. Seperti flu burung dan Mers, yang kini jadi pandemi karena sudah bisa diatasi. "Sebaiknya, perubahan status pandemi jadi endemi diprediksi bisa dilakukan pada akhir 2022 tapi tetap tergantung kepada capaian imunisasi (vaksinasi)," tutur Kusnadi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ridwan Kamil Tunggu Presiden Deklarasikan Pandemi Covid-19 Jadi Endemi

57 tahun lalu

Pemerintah Susun Strategi Ubah Status Pandemi Covid-19 Menjadi Endemi

57 tahun lalu

Menkes Budi Sebut Pandemi Bisa Jadi Endemi, Kesadaran Prokes Kuncinya!

57 tahun lalu

Video Capaian 4 Indikator Ini Ubah Pandemi Covid-19 Jadi Endemi di Indonesia

57 tahun lalu

Pemerintah Terapkan Pra-Kondisi Endemi Covid-19, Ini Indikatornya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal