Pakar Unpad Bandung Pertanyakan Sistem Peringatan Dini Semeru

Arif Budianto
Status Gunung Semeru Naik Jadi Awas (Istimewa)

Guru Besar Fakultas Teknik Geologi Unpad itu melanjutkan, apakah setiap daerah sudah diberikan otonomi dalam mengurus pemantauan kegunungapian. Otonomi ini diperlukan agar penyampaian informasi peringatan dini ke masyarakat akan menjadi lebih cepat.

“Sebagai contoh kita lihat penaikan status itu gunung api ‘kan itu oleh instansi pusat. ‘Kan artinya itu ada rentang birokrasi laporan dari pos pengamatan yang notabene ada di daerah ada di sekitar Semeru, lapor ke kepala vulkanologi terus ke atas lagi ke Badan Geologi, itu terlalu jauh,” kritiknya.

Sistem peringatan dini yang optimal juga perlu didukung oleh sarana dan sumber daya manusia, seperti ketersediaan pos dan peralatan pengamatan, hingga dukung ahli vulkanologi yang secara spesifik mengetahui seluk beluk karakter dari satu gunung berapi dan mau bekerja di wilayah pengamatan.

“Dulu mungkin sekolah geologi belum banyak, sekarang sudah puluhan program studi teknik geologi menyebar di Indonesia,” ujarnya. 

Selain sistem peringatan dini yang harus optimal, Prof Nana juga mendorong adanya peta detail mengenai aliran lahar.

Adanya material erupsi menumpuk di tubuh gunung berapi yang berupa endapan awan panas, ditambah dengan cuaca ekstrem sangat rentan terjadi luapan lahar panas maupun dingin. 

“Pemetaan potensi lahar panas dan dingin harus selalu di-update,” ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fakta Menarik Semeru, Salah Satu Gunung Tertinggi di Indonesia 

57 tahun lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Arah Barat Daya

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus Pagi Ini, Kolom Abu Vulkanis Membubung 600 Meter

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus 7 Kali Hari Ini, PVMBG: Waspadai Awan Panas dan Lahar

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus Hari Ini, Muntahkan Kolom Abu Setinggi 800 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal