BANDUNG, iNews.id -Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido diyakini bakal menjadi motor penggerak ekonomi Jabar dan nasional. Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat siap mengawal pembangunan kawasan ini.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar Dedi Taufik mengatakan, Disparbud Jabar berkomitmen mengawal rencana aksi pembangunan KEK Lido. Kawasan ini memiliki potensi investasi untuk perbaikan ekonomi, baik Jabar maupun nasional.
Menurut Dedi, pembahasan rencana aksi pembangunan sudah dilakukan bersama sejumlah pihak, di antaranya, Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK, Kemenko Perekonomian, Setneg, Kemenhukham, Kemenkeu, Kemenparekraf, KLHK, Biro Perekonomian Jabar, serta Pemkab Bogor.
Pembahasan tersebut, ujar Dedi, merupakan tindak lanjut keputusan Dewan Nasional KEK tanggal 10 Februari 2021 tentang KEK Lido yang pembentukannya telah disetujui dan akan segera direkomendasi kepada presiden untuk ditetapkan dalam peraturan pemerintah.
Dedi memaparkan, grand design pengembangan KEK Lido beserta rancangan aktivitas di dalamnya berupa pengembangan atraksi wisata theme park kelas dunia, golf course, retail, luxury resort, hotel berbintang, pengembangan transit oriented development (TOD), dan pengembangan pusat ekonomi kreatif (movieland dan music festival).