“Kebutuhan mendesak yang harus segera kita bantu disegerakan. Sehingga kebutuhan masyarakat terdampak bencana bisa segera terpenuhi semaksimal mungkin. Komunikasi segera dibangun,” ujar Pratikno, Sabtu (6/12/2025).
Pemerintah juga mulai mempersiapkan langkah-langkah pemulihan dini terhadap sarana dan prasarana yang mengalami kerusakan akibat bencana. Pemulihan ini dilakukan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal secepat mungkin, terutama di sektor transportasi, pendidikan dan pelayanan publik.
Pratikno menyoroti pentingnya antisipasi cuaca ekstrem di Subang dan daerah sekitarnya. Pemerintah akan memperkuat sistem pemantauan prakiraan cuaca untuk mencegah dampak lanjutan bencana, termasuk menyiagakan OMC.
“Kita juga rencanakan untuk memonitor ramalan cuaca, dimungkinkan untuk ada operasi modifikasi cuaca di kawasan Subang dan sekitarnya jika berpotensi hujan,” katanya.
Meski saat ini sebagian besar sumber daya pemerintah terfokus pada penanganan bencana besar di Sumatra, Pratikno menegaskan wilayah lain yang mengalami bencana tidak boleh diabaikan. Pemerintah berkomitmen memberikan perhatian setara dan respons cepat di seluruh daerah terdampak.