Ngeri! Pelajar di Sukabumi Bertaruh Nyawa Seberangi Jembatan Rusak demi Sekolah

iNews TV
Sejumlah pelajar di Kabupaten Sukabumi harus meniti jembatan rusak untuk ke sekolah. (Foto: iNews)

SUKABUMI, iNews.id – Perjuangan berat harus dialami sejumlah pelajar di Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Setiap hari, mereka terpaksa bertaruh nyawa melintasi jembatan rusak yang kondisinya sudah miring dan memprihatinkan demi bisa sampai ke sekolah. 

Jembatan sepanjang 30 meter dengan lebar hanya satu meter ini merupakan akses vital yang menghubungkan Kampung Karang Lodaya dan Kamandoran. Meski maut mengintai di setiap langkah, para siswa dan warga tak punya pilihan lain demi efisiensi waktu dan faktor ekonomi. 

Fisik jembatan ini sangat membahayakan keselamatan siapa pun yang melintas. Penyangga utama jembatan diketahui hanya terdiri dari dua batang bambu yang sudah lapuk. Akibat sudah lama rusak dan tidak kunjung diperbaiki, posisi jembatan menjadi miring dan rawan amruk sewaktu-waktu ke dasar sungai. 

Meski bahaya besar mengintai, setiap pagi jembatan ini tetap dipadati pelajar yang hendak menuju sekolah di kawasan Cibadak. Tak hanya siswa, warga yang hendak berdagang maupun bertani juga rutin menggunakan jalur ekstrem ini karena merupakan akses satu-satunya yang tercepat bagi mobilitas warga antar-kampung.

"Setiap hari lewat sini karena kalau memutar jauh sekali. Takut sih takut, tapi mau gimana lagi supaya tetap bisa sekolah dan cepat sampai," ujar salah satu pelajar, Ardiansyah, saat ditemui di lokasi, Kamis (2/4/2026). 

Seorang warga setempat, Atin, mengungkapkan bahwa rasa takut mereka terpaksa dikalahkan oleh himpitan ekonomi. Jika harus mencari jalan alternatif, warga harus mengeluarkan ongkos transportasi yang jauh lebih besar dan waktu tempuh yang berkali-kali lipat lebih lama. 

"Ini jalan paling dekat dan paling murah buat kami. Kalau lewat jalan lain harus mutar jauh sekali. Kami sangat berharap pemerintah segera memperbaiki sebelum ada yang jatuh," ungkap Atin.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Curhat ke Prabowo, Bocah Nias yang Viral Minta Jembatan Tagih MBG dan Bermimpi Jadi Dokter

57 tahun lalu

Nekat Terobos Jembatan Terendam Banjir, IRT di Lumajang Tewas Terseret Arus Sejauh 15 Km

57 tahun lalu

Buron 10 Hari, Sopir Truk Tabrak Lari Tewaskan 3 Pelajar di Jombang Ditangkap di Bandung

57 tahun lalu

Presiden Prabowo Kunjungi Seskoad Bandung, Ratusan Siswa Histeris Sambut Kepala Negara

57 tahun lalu

Kecelakaan Mobil Dikendarai Pelajar Tabrak 2 Motor di Jombang, 1 Orang Terluka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal