Nakes Meninggal akibat Covid, Tangis Rekan Kerja Pecah di Balaidesa Rajagaluh Majalengka

Mohamad Zeni Johadi
Isak tangis pecah di Balaidesa Rajagaluh pecah saat ambulans yang membawa almarhum Eman Suparman tiba. Rekan kerja menangis dan menaburkan bunga. (Foto: iNews/M ZENI JOHADI)

“Karena kekurangan Tenaga Kesehatan (Nakes) maka untuk mem-backup yang isoman dan segala macem itu, kita melaksanakan rekrutmen untuk di-BKO-kan. Ini keputusan Satgas, tapi yang menyelenggarakannya ditunjuk Dinsos,” kata Gandana, Kamis (22/2021).

Dalam pelaksanaannya, proses rekrutmen akan dilakukan oleh instansi terkait. Gandana mencontohkan, untuk posisi perawat dan bidan, nantinya masyarakat yang berminat akan menjalani seleksi di hadapan petugas Dinas Kesehatan.

“(Proses rekrutmennya) Ada satgas dengan tim seleksi. Kan yang lebih tau, kayak Nakes, profesinya ada di Dinkes, profesi itu yang nantinya akan menyeleksinya. Untuk informatika yang menyeleksinya itu Dinas Kominfo,” ujar dia.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Video Dua Kepala Desa di Majalengka Gagal Dilantik karena Meninggal Terpapar Covid-19

57 tahun lalu

Didatangi Petugas, Pemuda Majalengka Nongkrong di Warung Kopi Kabur

57 tahun lalu

2 Kades di Majalengka Gagal Dilantik karena Meninggal akibat Positif Covid-19

57 tahun lalu

Alhamdulillah, Dana Insentif Nakes di Majalengka Cair Hari Ini

57 tahun lalu

Banyak Nakes di Majalengka Terpapar Covid-19, Satgas Rekrut Relawan 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal