"Akhir-akhir ini kami banyak menerima laporan seperti itu (kemunculan ular). Yang laporan di Kompleks Parama Regency hari Minggu (22/11/), sementara di Kampung Babakan hari ini," ujarnya.
Indrahadi menuturkan, di Kompleks Parama Regency, ular yang masuk ke rumah warga jenis ular babi atau Elaphe Flavolineata. Ular itu diketahui pemilik rumah sudah ada di dalam dapur sekitar pukul 07.50 WIB. Ular tersebut memiliki panjang 50 sentimeter dengan diameter 2 sentimeter dan masuk spesies ular tikus.
Sedangkan untuk jenis ular di Kampung Babakan, Cimahi, jenis koros. Ciri fisiknya bagian atas berwarna abu-abu, perak, atau kecokelatan, sedangkan sisi badan bagian bawah berwarna kekuningan. Bagian ekornya berwarna zaitun dengan tepian sisik berwarna kehitaman.
"Ular koros itu dilaporkan masuk ke rumah sekitar pukul sebelas siang. Setelah petugas datang tidak lama ular berhasil ditangkap di bagian tengah rumah," tutur Indrahadi.
Fenomena maraknya laporan ular masuk rumah membuat petugas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi menyiagakan petugas lengkap dengan alat pelindung diri (APD) dan grabstick (alat penangkap ular).
Mereka juga dibekali kemampuan penanganan satwa sehingga bisa aman dalam proses evakuasi. "Di musim hujan laporan ular masuk rumah cukup banyak. Silahkan saja laporkan ke kami, petugas siap membantu evakuasi," tutur Indrahadi.