"Karena ditunggu lumayan lama akhirnya ditinggalin. Tidak lama setelah itu pegawai Dinsos PMD bilang orang gila itu kabur lewat belakang setelah buang air besar," ujar dia.
Tjomi menjelaskan, saat ini Pangandaran belum punya rumah singgah penampungan orang gila. Sedangkan keberadaan orang gila yang dibuang dari luar daerah perbatasan terus terjadi.
"Sejak dulu masalah orang gila sulit diatasi karena ketidakjelasan alamat asal mereka," kata Tjomi.
Kepala Seksi Ketertiban Umum Satpol PP Pangandaran, Umar mengatakan, memang ada orang gila yang baru diamankan Sabtu pagi tadi di alun-alun Parigi Pangandaran.
"Orang gila itu sering mengambil makanan dari warung dan jemuran pakaian milik warga," kata Umar.