"Suami dan anak korban, mereka tidak mengetahui (motif di balik dugaan penculikan yang menimpa korban). Artinya mereka cuma sebatas mengetahui Ibunya berangkat jam 09.30 pagi. Kemudian kembali ke rumah dan anaknya mendengar surat teriakan minta tolong ibunya. Anak dan suami korban lalu keluar," ucap AKBP Abdul Rahman.
Selain itu penyidik juga menganalisis rekaman CCTV dan mendalami pelat nomor mobil pelaku yang terpasang di bagian depan Z 1227 VA.
"Kami belum bisa memastikan apakah pelat nomor yang terpasang di mobil pelaku itu asli atau palsu. Perlu dilakukan pendalaman," ujarnya.
Kasatreskrim menuturkan, pelaku hanya mengambil sim card handphone (HP) korban, sedangkan HP-nya dikembalikan.
"Karena keterangan korban masih setengah-setengah, kami belum bisa mengetahui motif di balik kasus dugaan penculikan ini," ujarnya.