Miris, Ribuan Warga Miskin Tercatat DTKS di Garut Tak Dapat Bansos PKH, Kok Bisa?

fani ferdiansyah
Warga penerima BLT BBM dan BPNT mengantre untuk menerima bantuan sosial di Kantor Pos Indonesia Cabang Cisurupan, Kabupaten Garut, Rabu (21/9/2022) lalu. (FOTO: FANI FERDIANSYAH)

GARUT, iNews.id - Ribuan warga miskin di Kabupaten Garut tidak mendapatkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH). Padahal mereka tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kementerian Sosial (Kemensos).  

Warga miskin yang tidak mendapatkan bantuan itu terdapat di Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, dan Desa Wanajaya, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut. Di desa ini, sebanyak 690 kepala keluarga (KK) tak mendapatkan bantuan PKH. 

Kepala Desa Sukasenang Iwan Ridwan mengatakan, total warga miskin di Desa Sukasenang yang masuk DTKS sebanyak 5.671 jiwa atau 1.890 KK. Dari jumlah tersebut, warga penerima manfaat PKH dan Bantuan Pangan Non tunai (BPNT) hanya sebanyak 1.200 KK.

"Masih kurang (yang tidak mendapatkan bantuan) sekitar 690 KK dari keseluruhan. Yang dapat PKH dan BPNT baru 1.200 KK," kata Iwan Ridwan pada MNC Portal Indonesia (MPI), Jumat (30/9/2022). 

Untuk menanggulangi warga miskin yang belum mendapat PKH itu, ujar Iwan Ridwan, Pemerintah Desa Sukasenang memberikan BLT dari dana desa. Namun anggaran Desa Sukasenang belum bisa menutupi seluruh warga miskin.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Truk Terguling di Jalur Limbangan Garut, Nyaris Tabrak Pengendara Motor

57 tahun lalu

Kondisinya Miring dan Ancam Keselamatan Warga, 1 Rumah di Cibiuk Garut Dirobohkan

57 tahun lalu

Truk Rem Blong Terguling dan Tutup Jalur Limbangan Garut, Lalu Lintas Macet Parah

57 tahun lalu

Perbaikan Infrastruktur Rusak akibat Bencana di Pameungpeuk Garut Dilakukan Bertahap

57 tahun lalu

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Panggung 2 Lantai di Cilawu Garut Ludes Terbakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal