Miris, demi Bersekolah Siswa di Garut Harus Tantang Maut Seberangi Sungai Cirompang

Ii Solihin
Siswa SMP di Garut selatan harus menyeberangi sungai berarus deras saat pergi dan pulang sekolah. (Foto: iNews.id/Ii Solihin)


Menurut salah seorang siswa, Aditia, cara itu terpaksa dilakukannya agar dapat bersekolah, meskipun harus menantang maut menyeberangi sungai.

"Kalau menggunakan jalan lain jaraknya jauh. Bisa dua sampai tiga jam baru sampai ke sekolah," kat Aditia, Selasa (14/2/2023).

Dia berharap, jembatan itu bisa kembali dibangun agar tidak lagi perlu bersusah payah ketika bersekolah. Sebab khawatir jika arus air tiba-tiba membesar, dia dan teman-temannya bisa terseret arus.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Warga dan Bidan Desa Evakuasi Ibu Hamil dengan Tandu akibat Jembatan Putus di Garut

57 tahun lalu

Jembatan Gantung Putus di Sukabumi, 4 Warga Jatuh ke Sungai

57 tahun lalu

Jembatan di Bungkal Ponorogo Putus Diterjang Banjir, 2 Pemotor Jatuh ke Sungai

57 tahun lalu

Derita Warga di Aceh Tamiang, Ambil Bantuan Bayar Rp20.000 Imbas Jembatan Putus

57 tahun lalu

Dramatis Evakuasi 36 Warga Cidadap Sukabumi usai 3 Hari Terjebak Banjir Bandang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal