Miris, Dalam 2 Bulan Terjadi 17 Kasus Pelecehan Seksual Anak di Cimahi

Adi Haryanto
Dalam dua bulan terakhir, kasus pencabulan di Kota Cimahi tercatat sebanyak 17 kejadian. Jumlah ini meningkat drastis dibanding 2021 lalu. (Foto: Ilustrasi)

Kasus pelecehan seksual yang terdata rata-rata berhubungan dengan penggunaan gadget. Seperti ada anak yang berkenalan dengan seseorang lewat media sosial hingga kemudian terjadilah pertemuan dan berujung kepada pelecehan seksual.

"Ada juga yang berkirim pesan atau gambar yang tidak pantas, hingga terjadi pelecehan seksual. Apalagi anak usianya 15 tahun itu biasanya kenalan lewat gadget melalui aplikasi," ujarnya. 

Risdawati menuturkan, sesuai tugas dan fungsi, P2TP2A Kota Cimahi memberikan pendampingan kepada para korban. Mulai dari pendampingan psikolog hingga permasalahan hukum di kepolisian dan pengadilan.

"Makanya orang tua harus mengontrol penggunaan gadget anak agar tidak terjadi hal negatif, seperti pelecehan seksual," tutur Risdawati.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Video Batasi Pengunjung Di Tempat Wisata, Polres Cimahi Kembali Gelar Ganjil Genap

57 tahun lalu

Terima SE soal Pengeras Suara Masjid, Kemenag Cimahi Susun Peta Dakwah Kewilayahan

57 tahun lalu

Toko Pakaian di Cibeureum Cimahi Ludes Terbakar, Pemilik Rugi Rp80 Juta

57 tahun lalu

Underpass Sriwijaya Beroperasi, Macet Berkurang, Warga Cimahi Masih Bingung

57 tahun lalu

Vaksinasi Booster Digelar di Pasar Tradisional Disambut Antusias Warga Cimahi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal