Merasa Jadi Korban Harapan Palsu terkait UMK 2022, Buruh Geruduk Pendopo Sukabumi

Dharmawan Hadi
Ribuan buruh menggeruduk Pendopo Kabupaten Sukabumi menuntut Bupati Marwan Hamami bertanggung jawab lantaran UMK Sukabumi 2022 tidak naik. (Foto: DHARMAWAN HADI)

SUKABUMI, iNews.id - Ribuan buruh dari serikat pekerja merasa jadi korban harapan palsu oleh Bupati SukabumiMarwan Hamami terkait kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Sukabumi 2022 sebesar 5 persen. Ternyata, kenaikan UMK Sukabumi 2022 tak lebih dari 1 persen.

Lantaran merasa jadi korban harapan palsu, ribuan buruh tersebut menggeruduk Pendopo Kabupaten Sukabumi di Jalan A Yani, Kelurahan Cikole, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Rabu (1/12/2021). Massa yang datang menggunakan sepeda motor dan mobil mulai berdatangan sejak pukul 10.53 WIB. 

Elemen serikat pekerja yang datang menggeruduk pendopo berasal dari Serikat Pekerja Nasional (SPN), Federasi Serikat Buruh Kehutanan Perkayuan dan Pertanian Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSB HUKATAN SBSI), Gabungan Serikat Buruh Independen (GSBI), Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI). 

Ketua DPC GSBI Kabupaten Sukabumi Dadeng Nazarudin dalam orasinya mengatakan, seluruh buruh di Kabupaten Sukabumi mengaku sangat kecewa terhadap Bupati Kabupaten Sukabumi Marwan Hamami yang tidak menemui para buruh untuk menjelaskan alasan pencabutan rekomendasi kenaikan upah di UMK 2022 Sukabumi. 

"Kami di-PHP oleh Bupati Sukabumi yang semula merekomendasikan kenaikan upah sebesar 5 persen. Kenyataannya rekomendasi tersebut dicabut dan tidak ada kenaikan upah di Kabupaten Sukabumi," kata Dadeng. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harapan Buruh Majalengka agar UMK Naik Rp360.000 Sirna, Apindo: Alhamdulillah

57 tahun lalu

UMK Jabar 2022 Ditetapkan, Keputusan Gubernur Jadi Pil Pahit bagi Buruh

57 tahun lalu

Buruh Ancam Mogok Kerja jika Gubernur Tetapkan UMK 2022 Tak Sesuai Tuntutan

57 tahun lalu

Ribuan Buruh Kepung Gedung Sate, Flyover Pasupati Macet Parah

57 tahun lalu

Buruh Mulai Bergerak ke Bandung, Polisi Lakukan Antisipasi Kemacetan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal