Menolak Jalani Rapid Test Antigen, Puluhan Pelancong asal Jakarta Dilarang Masuk Ciwidey

Agus Warsudi
Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri didampingi Kasatlantas Polresta Bandung Kompol R Erik Bangun Prakasa meninjau posko pam libur Nataru di Nagreg, Kabupaten Bandung. (Foto: Istimewa)

Kondisi itu diduga terjadi lantaran wajib membawa surat rapid test antigen dengan hasil negatif sehingga banyak masyarakat menahan diri untuk berwisata.

Diberitakan sebelumnya, dua wisatawan asal Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim) terkonfirmasi reaktif Covid-19 berdasarkan rapid test antigen di kawasan wisata Ciwidey, Kabupaten Bandung. Kedua wisatawan itu kemudian dilakukan tes swab.

"Sampai saat ini sudah ada dua (wisatawan)yang reaktif," kata Kasatlantas Polresta Bandung Kompol Erik Bangun Prakasa melalui pesan singkat, Sabtu (26/12).

Selain itu, ujar Erik, petugas memutarbalikkan 12 kendaraan wisatawan yang hendak menuju objek wisata karena menolak menjalani rapid test antigen dan tidak membawa surat hasil rapid test antigen dari kota asal. 

Ke-12 kendaraan itu didominasi kendaraan berpelat B atau DKI Jakarta. "Kendaraan diputarbalikkan karena pengendara dan penumpangnya tidak mau dites (rapid antigen) dan tidak membawa surat," ujarnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Wisatawan asal Jateng dan Jatim Reaktif Covid-19 Rapid Test Antigen di Ciwidey

57 tahun lalu

Tamasya ke Ciwidey Kabupaten Bandung, Pengunjung Dites Rapid Antigen Gratis

57 tahun lalu

Jalur Wisata Lembang Bandung Macet Parah jelang Akhir Libur Panjang Idul Adha

57 tahun lalu

Gempa Dangkal Hari Ini Guncang Bandung Jabar, Cek Magnitudonya

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal