Mengejutkan, Polisi Tak Temukan Fakta Pencabulan Santriwati di Ponpes Katapang Bandung

Erick Fahrizal
Polisi tak menemukan fakta pencabulan santriwati di ponpes kawasan Katapang Bandung. (Foto: Ilustrasi/Ist)

BANDUNG, iNews.id - Petugas kepolisian masih mendalami kasus dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati oleh oknum pimpinan pondok pesantren di kawasan Katapang, Kabupaten Bandung. Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas menemukan fakta sementara bahwa tidak ada pencabulan terhadap santriwati di ponpes tersebut.

Hal itu berdasarkan proses pendalaman, polisi sudah memeriksa saksi-saksi sehingga menemukan fakta sementara bahwa tidak ada indikasi sebagaimana dugaan awal.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, pelapor yakni R bukanlah saksi maupun korban pencabulan melainkan orang suruhan dari mantan istri terlapor atau pimpinan ponpes tersebut berinisial I, untuk membuat laporan polisi mengenai pencabulan dengan iming-iming utang R kepada I dianggap lunas.

Dengan demikian, aparat penegak hukum yang menangani kasus dugaan pencabulan, dalam hal ini Polresta Bandung berencana akan menutup kasus ini karena tidak ditemukannya satu pun dari 20 korban yang dimaksud.

"Kami juga akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait laporan palsu yang dilakukan R jika yang bersangkutan tidak mencabut laporannya," kata Kapolresta Bandung, Senin (22/8/2022).

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemenag Kabupaten Bandung Klaim Tidak Ada Pencabulan Santriwati di Ponpes Katapang

57 tahun lalu

Takut Istri Marah Uang Habis buat Judol, Pria di Makassar Buat Laporan Palsu Dibegal

57 tahun lalu

Buat Laporan Palsu Kebakaran, Debt Collector di Semarang Dipolisikan dan Dipecat

57 tahun lalu

Takut Dimarahi Istri Saldo Berkurang Rp18 Juta, ASN Ngaku Jadi Korban Rampok Pecah Kaca

57 tahun lalu

Duh! IRT di Deli Serdang Buat Laporan Palsu Dibegal untuk Hindari Cicilan Motor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal